Pradipta Paramita Agrotama – Gathering Pertanian

by | Oct 13, 2022 | 0 comments

Berangkat dari permasalahan usaha pertanian yang mengandalkan bahan kimia seperti penggunaan pupuk anorganik dan pestisida kimiawi yang dilakukan hingga saat ini, jelas menimbulkan dampak yang merugikan, tidak hanya terhadap manusia tetapi juga lingkungan dan mikroorganisme  di dalam nya. 

Menyadari hal tersebut, Jumat, 30 September 2022 Pradipta Paramita Agrotama mengadakan Gathering Pertanian yang dihadiri oleh kelompok pertanian dari tiga kecamatan antara lain, Kecamatan Kerjo, Jenawi dan Ngargoyoso. 

Harapan terbesar kami dalam acara ini yakni, memberikan wawasan kepada pelaku budi daya agrikultur mengenai pentingnya pertanian organik guna meniadakan atau paling tidak mengurangi cemaran bahan kimia demi kelangsungan budi daya yang berkelanjutan. 

Selain itu, sebagai petani yang cerdas dan tanggap akan kelangsungan budi daya jangka panjang, tidak hanya mementingkan hasil budi daya saja, melainkan juga kelangsungan sumber daya agar dapat terus diperbaharui (renewable resource). 

Dalam mendukung budi daya yang berkelanjutan, pengurangan pupuk anorganik dan meningkatkan penggunaan pupuk organik menjadi pilihan yang tepat. Dimana dalam praktiknya, pupuk organik mampu memperbaiki sifat fisik tanah yang berkaitan erat dengan kemampuan tanah mengikat air, mengurangi risiko ancaman erosi dan degradasi tanah, meningkatkan kapasitas pertukaran ion dan sebagai pengatur suhu tanah yang berpengaruh baik dalam pertumbuhan tumbuhan. Salah satu pupuk organik yang dapat dianjurkan ialah pupuk Pepetani dan Prazak, yang juga menjadi produk unggulan dalam acara gathering pertanian ini.