Tips Komposisi Pakan Ternak

MENJELANG HARI RAYA IDUL ADHA

Hari Raya Idul Adha merupakan momen yang sangat penting bagi peternak, karena pendapatan penjualan sapi dapat meningkat hingga 20%. Permintaan hewan qurban yang sangat tinggi seperti kambing, domba dan sapi membuat peternak mencari cara bagaimana memelihara hewan qurban dengan biaya pakan yang murah, namun memiliki nutrisi yang seimbang. Seperti yang kita ketahui bahwa inti dari penggemukan hewan qurban terletak pada biaya pakan sebesar 70%. Kesempatan kali ini mari kita bahas mengenai tips imbangan/komposisi hijauan dan konsentrat pakan ternak.

Komposisi Pakan Ternak untuk Hijauan dan Konsentrat

Banyak sekali jenis hijauan yang ada di Indonesia seperti: rumput odot, rumput benggala, rumput gajah, rumput pakchong, rumput setaria dan rumput kolonjono. Kita dapat memanfaatkan rumput-rumput tersebut untuk pakan ternak. Rumput-rumput tersebut memiliki nutrisi yang cukup baik daripada rumput lapang, sehingga peternak perlu menanam beberapa jenis rumput tersebut. Dengan begitu, peternak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi hewan ternaknya. Idealnya, untuk mendapatkan Average Day Gain (ADG) yang optimal, berikan hijauan 3x sehari. Untuk pemberiannya sebaiknya sebelum memberikan hijauan, pastikan hijauan sudah layu dan terpotong menggunakan arit atau mesin chopper.

Mari simak tips komposisi pakan ternak untuk hijauan dan konsentrat! Konsentrat merupakan pakan ternak yang tersusun dari beberapa bahan-bahan dengan proporsi seimbang dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Konsentrat memiliki sumber energi, protein, mineral dan asam amino. Pada umum nya imbangan antara hijauan dan konsentrat menyesuaikan kebutuhan per ekor. Kebutuhan hijauan 10% dari bobot tubuh sedangkan konsentrat 0,5-1,5% dari bobot tubuh.

Pola pemberian pakan ideal untuk mendapatkan Average Day Gain (ADG) yang optimal pada masa penggemukan baik bagi ternak yaitu peternak dapat memberikannya secara bersama-sama antara hijauan dan konsentrat. Mengapa? Beberapa literasi menyatakan bahwa pemberian hijauan dan konsentrat secara bersama akan meningkatkan konsumsi bahan kering ransum dan pertambahan bobot badan tubuh harian. Seiring dengan meningkatnya jumlah konsumsi bahan kering ransum, tentunya hewan ternak akan meningkat jumlah asupan nutrisinya. Sehingga proses penyerapan nutrien semakin besar dan pertambahan bobot badan akan lebih optimal.

Melihat dari perspektif akademisi, pemberian hijauan dan konsentrat secara bersamaan akan menyebabkan produksi saliva (air liur) meningkat. Sehingga buffer dalam rumen menjadi kuat. Buffer yang kuat itulah mampu mempertahankan pH rumen, sehingga populasi mikroba tetap terjaga dan mampu mengkonsumsi pakan lebih banyak. Kenaikan bobot tubuh terjadi apabila ternak telah mengkonsumsi pakan yang melebihi kebutuhan hidup pokok ternak, kelebihan nutrient akan diubah menjadi jaringan daging dan lemak, sehingga pertambahan bobot tampak jelas.

Hasil

Lalu apa yang terjadi jika memberikan hijauan terlebih dahulu kemudian setelah 2 jam baru konsentrat? Yang terjadi yaitu konsumsi bahan kering menjadi rendah, konsumsi pakan akan turun, lalu pemberian hijauan terlebih dahulu akan menimbulkan bulky, serta mengalami gerak laju digesti lebih lama dalam rumen, akibatnya jumlah pakan yang terkonsumsi rendah.

Kesimpulannya adalah untuk mendapatkan pertambahan bobot optimal pada hewan ternak, pemberian hijauan yang baik dan konsentrat secara bersamaan akan sangat berdampak pada bobot ternak, semakin banyak nutrient yang mampu terserap oleh tubuh ternak, maka semakin baik pula pertumbuhan harian ternak tersebut, sehingga akan mendapatkan keuntungan maksimal.

Penulis : Yosua Sujud M.Pt

Sumber foto: islam.nu.or.id


id_ID