Khasiat Telur Puyuh

Ternak burung puyuh semakin populer di kalangan masyarakat. Mayoritas hasil dari ternak burung puyuh adalah telurnya. Telur puyuh memiliki ciri-ciri yang lebih kecil dari telur ayam dan terdapat bercak-bercak hitam di cangkangnya serta khasiat telur puyuh terbilang baik. Mungkin bagi anda generasi 90-an pasti ingat dengan jajanan ceplok telur puyuh saat sekolah dahulu kan?

https://cdn.idntimes.com/content-images/community/2017/07/quail-eggs-gettyimages-469019526-50cb7516c1dc8600c2bded43e56810c7.jpg

 Ya, memang eksistensi telur puyuh sudah sangat lama bahkan sedari kita masih sekolah dulu. Namun, kira-kira apa saja khasiat telur puyuh yang biasa kita makan sejak kecil?

Apa saja kandungan dan khasiat telur puyuh?

Protein

Menurut artikel hellosehat.com, bahwasannya telur puyuh termasuk ke dalam kategori makanan tinggi protein. Ternyata lima butir telur puyuh mengandung 6 gram protein. Jumlah tersebut sama dengan satu butir telur ayam.

Protein sendiri berfungsi untuk pembentukkan tulang, membangun jaringan tubuh dan perkembangan otot.

Vitamin A dan Kolin

Ternyata telur puyuh dapat menjadi opsi MPASI untuk para ibu yang memiliki bayi berusia 6 bulan. Lima butir telur puyuh mengandung sekitar 119 miligram kolin dan 244 IU Vitamin A. Selain bentuknya yang kecil yang cocok untuk anak-anak, ternyata juga mengandung kolin dan vitamin A yang baik untuk Kesehatan mata dan perkembangan otak.

Protein Ovomucoid

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa telur puyuh dapat menjadi pereda alergi ringan alami. Kandungan protein ovocumoid yang terdapat di telur puyuh yang bertindak sebagai anti alergi. Maka jika kita terkena alergi ringan dengan gejala seperti bersin-bersin dan radang, dapat mencoba untuk mengkonsumsi telur puyuh sebagai alternatif obat.


Namun banyak kabar yang beredar bahwa telur puyuh mengandung kolesterol tinggi. Kolesterol yang terlalu tinggi dalam tubuh memang tidak baik untuk kesehatan. Ternyata telur puyuh mengandung 380 mg per lima butir telur. Jumlah tersebut dua kali lebih banyak dari batas maksimal kolesterol harian.

Oleh karena itu, perlu untuk membatasi jumlah telur yang kita konsumsi setiap harinya. Karena pada dasarnya sesuatu yang berlebihan akan tetap ada buruknya.

Sumber Referensi: hellosehat.com , sehatq.com


id_ID