Salinitas pada Budidaya Udang Vaname

Salinitas pada Budidaya Udang Vaname

Banyak parameter yang menentukan kualitas air budidaya udang, salah satunya ialah salinitas. Salinitas adalah kadar atau tingkat garam terlarut dalam air. Lalu kenapa salinitas menjadi salah satu parameter yang menentukan kualitas air? Ternyata air pada tambak udang memerlukan tingkat salinitas tertentu yang stabil agar udang tidak mengalami stres.

Seperti yang kita ketahui bahwa kurang lebih ada tiga jenis air berdasarkan tingkat salinitasnya. Yang pertama adalah air tawar yang memiliki tidak lebih dari 0,5 ppt salinitas. Air payau memiliki tingkat salinitas sebesar 0,5-30 ppt. Sedangkan air laut memiliki tingkat salinitas lebih dari 30 ppt (Johnson, 2005: 16-17).

Untuk budidaya udang vaname, tingkat salinitas yang ideal adalah kisaran 15-25 ppt. Berbeda dengan udang windu yang membutuhkan tingkat salinitas sebesar 20-25 ppt. Walaupun 25 ppt adalah batas toleransi salinitas udang vaname, namun tetap saja lebih baik tidak sebesar itu. Hal tersebut dikarenakan salinitas yang bersifat fluktuatif. Jika saja lebih dari 25 ppt, maka sudah pasti air tersebut tidak baik untuk udang vaname.

Penyebab sifat fluktuatif atau cepat berubah dari salinitas adalah pengaruh dari intensitas hujan di daerah tambak udang. Jika saja pada satu hari, intensitas hujannya meningkat, maka tingkat salinitas tambak udang yang kemasukan air hujan tersebut akan menurun. Seperti yang kita ketahui bahwa air hujan bersifat tawar, maka kehadiran air hujan pada tambak akan menekan salinitas air tambak. Cara menanganinya adalah dengan cara membuang air hujan yang masih berada di permukaan air tambak. Massa jenis yang lebih rendah, membuat air hujan biasanya berada di atas air tambak yang memiliki massa jenis yang lebih tinggi.

Tentu saja salinitas air tambak tidak hanya bisa menurun tetapi bisa juga meningkat. Penyebabnya adalah terjadinya proses penguapan air tambak karena matahari. Cara menanganinya adalah dengan cara menambahkan air tawar sebanyak tinggi air sebelum air tambak menguap. Namun jangan lupa untuk tetap mengukur tingkat salinitas air tambak sebelum menambahkan air tawar.

Tips

Udang vaname memiliki toleransi atas perubahan salinitas sebesar 5 ppt. Jika salinitas air tambak meningkat atau menurun lebih dari 5 ppt, maka udang akan stres, nafsu makan menurun dan akhirnya dapat berujung kematian massal. Tentu hal itu tidak kita inginkan, maka sering-seringlah memeriksa salinitas setiap pagi dan sore untuk mengukur sifat fluktuatif dari salinitas air tambak.

Sumber Referensi: isw.co.id , rimbakita.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_ID