Jenis-jenis Kandang Ayam Broiler

Jenis-jenis kandang ayam broiler

Sektor bisnis ayam broiler di Indonesia merupakan salah satu penyokong ketahanan pangan nasional selama bertahun-tahun. Walaupun seperti bidang usaha lainnya yang pasti mengalami masa pasang surutnya, peternak rakyat dan mandiri masih mampu memenuhi kebutuhan ayam sekitar 30%. Gampang susah, untuk memulai beternak ayam broiler yang memiliki harga jual cenderung fluktuatif saat panen.

Terlepas dari hal tersebut, banyak cara untuk meminimalisir kerugian yang terjadi saat panen. Salah satunya dengan memperhatikan kondisi kandang. Kandang merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dari pemilihan jenis hingga perawatannya. Misalnya pemilihan jenis kandang dapat didasari dari letak geografis yang memiliki suhu yang berbeda. Kehadiran penyakit yang sering mengakibatkan ternak mati juga dapat dihindari dengan cara memilih jenis kandang yang tepat.

Lalu apa saja sih jenis-jenis kandang ayam broiler yang sering kita temui di Indonesia?

Kandang Postal atau Darat

Yang pertama ada jenis kandang postal biasanya sering kita jumpai di daerah yang relatif lebih sejuk. Dengan kondisi lantai yang setara dengan tanah, maka tidak ada angin yang masuk dari bawah. Adapun beberapa kelebihan utama dari kandang postal adalah minimal resiko kaki ayam lecet dan biaya relatif murah.

Kandang Panggung

Di daerah yang cenderung lebih panas seperti Jawa Tengah, kita akan sering menjumpai kandang ayam broiler dengan jenis panggung. Jenis kandang ini tidak langsung menempel pada tanah, akan tetapi kandang ini memiliki dudukan berupa tiang yang biasanya terbuat dari kayu yang memiliki tinggi kurang lebih 170 cm sampai 200 cm.

Salah satu keunggulan dari jenis kandang panggung ini adalah sirkulasi udara yang tidak hanya berasal dari sisi samping dan atas saja, namun berasal dari bawah juga. Hal ini membantu ayam agar tidak kepanasan meski berada di daerah yang panas sekalipun.

Kandang closed house

Kandang closed house memiliki dinding yang tertutup, maka sirkulasi udara menggunakan blower di kedua sisi kandang. Peternak yang mampu mengeluarkan biaya lebih besar umumnya memilih sistem kandang tertutup. Keunggulan kandang tertutup salah satunya adalah dapat menciptakan suhu ideal untuk ayam.

Sumber referensi: ayamkita.com , pertanianku.com , anakdagang.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_ID