PETAMBAK MILENIAL WAJIB TAHU....

Bisnis itu dimulai dari apa yang anda cinta, mulai dari yang anda bisa, dan mulai dari yang anda punya

Di Pos oleh CV.Pradipta Paramita

1. DOC. DOC alias Day Of Culture adalah jumlah hari budidaya pada udang. Misalnya DOC 40 hari. Kata ini juga hampir sama dengan ternak ayam. 2. FCR. FCR alias merupakan perbandingan antara jumlah pakan total yang telah diberikan dengan biomassa atau berat udang yang dipanen. Contoh: Pada kolam budidaya udang vaname dihasilkan panen udang dengan total berat/biomassa sebesar 10 ton, sementara jumlah pakan yang telah diberikan adalah 15 ton. Maka untuk menentukan FCR-nya adalah 15 ton (pakan) dibagi 10 ton (biomassa udang) = FCR 1,5. Semakin rendah nilai FCR dalam budidaya maka semakin bagus karena dapat mengefisienkan penggunaan pakan. 3. ABW. ABW atau Average Body Weight menunjukkan berat rata-rata udang dalam satu petakan tambak pada satu periode tertentu. Data ABW dapat diperoleh dengan melakukan pengambilan data biomassa secara berkala. 4. SR. SR atau Survival Rate mengindikasikan tingkat kehidupan udang pada satu periode tertentu (persen). Jadi data SR dapat diperoleh dengan melihat perbandingan antara udang yang dipanen dibandingkan dengan jumlah udang yang di tebar di awal budidaya. Misalnya jumlah udang yang di tebar adalah 100.000 ekor udang kemudian setelah panen diperoleh 90.000 ekor maka SR nya adalah 90.000/100.000 x 100% = 90%. SR-nya adalah 90% 5. PL. PL adalah Post Larva PL menunjukkan umur udang yang umumnya dalam satuan hari. Variabel ini penting untuk diketahui untuk mengukur kebutuhan pakan karena pertambahan umur akan berbarengan dengan pertambahan kebutuhan pakan. Pada umumnya PL udang yang di tebar di tambak berkisaran antara PL 8 sampai PL 12. 6. Tonase Tonase merupakan jumlah berat udang total berdasarkan hasil panen dalam satuan kg atau ton. Pada umumnya panen dilakukan satu kali namun ada juga yang dilakukan beberapa kali. Panen yang dilakukan namun tidak semua udang diambil dari kolam budidaya disebut panen parsial. Tujuan dari panen parsial adalah untuk mengurangi pupulasi sehingga udang yang tersisa dapat tumbuh dengan cepat sehingga akan diperoleh udang yang berukuran besar. Tonase total adalah jumlah dari seluruh udang yang dipanen baik dari panen parsial maupun dari panen total. 7. MBW MBW atau Mean Body Weight merupakan berat rata-rata udang per ekor, satuannya adalah gram. Data MBW didapat dengan cara sampling dengan sejumlah udang dengan cara random menggunakan jala dibeberapa tempat namun tetap petakan yang sama. Udang yang berhasil diambil lalu ditimbang, setelah hasil dari timbang diketahui, udang tersebut dihitung berapa jumlahnya. MBW didapat dari hasil bagi berat timbangan udang dengan jumlah udangnya. Jika mengukur data MBW dari hasil panen, bisa diperoleh dengan sampling sejumlah udang secara random dari hasil panen. Langkah sama seperti di atas, ditimbang dan dihitung berapa jumlahnya. MBW panen diperoleh dengan cara yang sama. MBW = berat udang/jumlah udang yang ditimbang. Contoh: Berat udang 1 kg (1000 gram) setelah dihitung jumlahnya 40 ekor, maka MBW 25 gram. 8. Size Size adalah jumlah udang per kg, diperoleh dengan rumus sebagai berikut; Size = 1000 / MBW Contoh : Size = 1000/25 gram = 40. Jadi size-nya adalah 40 atau biasa juga disebut size kepala 4. 9. Populasi Populasi yaitu jumlah udang yang hidup. Data dapat diperoleh dengan rumus; Populasi = Tonase panen / MBW. Contoh tonase semua udang 1 ton (1.000.000 gram), MBW 25 gram, maka populasinya 40.000 ekor. 10. ADG ADG atau Average Daily Gain adalah pertambahan berat hari dalam satu periode tertentu. ADG dihitung dengan cara melihat selisih antara pengambilan data MBW pertama dengan MBW pengambilan data kedua kemudian dibagikan dengan jumlah hari antara periode pengambilan data pertama dengan kedua (hari). ADG = [MBW II (gram) – MBW I (gram) / T (hari)] Contoh : Pengambilan data I = 15 gram, Pengambilan data II = 20 gram dengan selisih hari = 10 hari. ADG = [20 – 15 (gram) / 10 (hari)] = 0,5 gram/hari. Semakin tinggi ADG mengindikasikan semakin bagusnya pertumbuhan udang. 11. Crumble dan Pellet Keduanya adalah ukuran pakan udang. Crumble merupakan istilah yang menunjukkan jenis pakan buatan yang berukuran serbuk/butiran halus, sedangkan Pellet merupakan jenis pakan buatan yang berukuran butiran dengan ukuran kecil, sedang dan besar. 12. Probiotik Probiotik adalah jenis bakteri yang baik yang telah di seleksi yang mempunyai kemampuan untuk mencegah terbentuknya gas beracun seperti Amonia (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) dan juga sebagai pengedali penyakit udang serta mempercepat penyerapan nutrisi bagi sistem pencernaan udang. Seperti spesis probiotik Bacillus megatherium, Bacillus pumilus, Bacillus licheniformis, Bacillus subtilis, Nitrozomonas.sp , Nitrobacter.sp